buku ini merupakan tekad penulis untuk membuktikan sinergi antara tiga paradigma, yaitu pemikirna klasik, modern dan kritik untuk membangun kembali ilmu keislaman.
buku tasauf modern ini ditulis oleh almarhum hamka sekitar 30-an, sebagai karangan bersambung dalam majalah pedoman masyarakat di Medan dengan Hamka sendiri sebagai pemimpin redaksi
Buya Hamka, Nama lengkapnya Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Putra pertama dari pasangan Dr. Abdul Karim Amrullah dan Shaffiah ini lahir pada 17 Februari 1908 di Maninjau, Sumatra Barat. Tidak satu pun pendidikan formal ditamatkannya. Banyak mmbaca menjadi modalnya, tak lupa belajar langsung dengan tokoh dan ulama, baik di Sumatra Barat, Jawa, bahkan sampai ke Mekkah. Doktor Honoris Causa dari …