dalam buku ini dijelasakn secara komprehensif tentang sumber rujukan dalil yang dipaki gus dur.
keberadaan nukat ghaib/jatining Muhammad, ada pada Asma Tujuh, pahamilah karena itu sejatinya, rupa Muhammad RAsul, Lamlam yang pertama/Mata yang kedua, yang ketiga wajah niat keempatnya, yan g kelima iman, ayng keenam tauhid, menjalani syariat yang ketujuh, maknanya fahamilah.
Buku ini berusaha membaca secara kritis atas fenomena santri baru di kalangan muslim Indonesia
dalam konteks islam, wahhabi banyak disebut orang sebagi sumber dari segala sumber praktik kekerasan berbasiskan agama
bagaimana hubungan NU dan bangsa dari sisi politik, kekuasaan dan sisi pergulatanya dibedah oleh penulis dengan data-data yang valid dan berurutan, buku ini berhasil menghadirkan informasi penting tentang NU
ketika NU sudah menjadi partai politik peran sosialnya sebagai ormas tercermin dan penuh kepentingan dan para tokoh NU cemas dengan keadaan demikian maka setelah melalui musyawarah yang alot maka NU kembali menjadi ormas dan cabut dari partai politik praktis
buku ini mengupas dengan cermat bagaimana khittah NU kaitanya dengan jamiyyah, pembaca diajak masuk kepada sejarah, ajaran mendasar maupun dinamika organisasinya tak hanya struktural tapi juga kultural.
perjalanan NU yang tidak sesuai dengan khittah 1926 ini menjadi keprihatinan tersendiri bagi banyak tokoh dan para aktivis NU, buku yang ditulis oleh nur khalik ini merekam tokoh-tokoh penting yang peduli memberikan gagasan terhadap NU
NU merupakan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang eksistensinya memainkan peran penting bagi kehidupan bangsa
ajaran wahhabi telah menjadi perdebatan yang sangat serius sejak sekte puritan itu menguasai Arab Saudi