SKRIPSI PAI
Internalisasi Nilai-nilai Akhlakul Karimah Dalam Kehidupan Sehari-hari Santri Putri Pondok Pesantren Al-Istiqomah Tanjungsari Petanahan Kebumen
ABSTRAK
Nur Faidah, 20117010. Internalisasi Nilai-nilai Akhlakul Karimah
Dalam Kehidupan Sehari-hari Santri Putri Pondok Pesantren Al-Istiqomah
Tanjungsari Petanahan Kebumen.
Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang bertujuan (1) Menganalisis Proses Internalisasi Nilai-Nilai Akhlakul Karimah Dalam Kehidupan Sehari-hari Santri Putri Pondok Al-Istiqomah Tanjungsari Petanahan Kebumen (2) Mengetahui Nilai-Nilai Akhlakul Karimah yang diajarkan dan diinternalisasi oleh Santri Putri Pondok Al-Istiqomah
Tanjungsari Petanahan Kebumen (3) Mengetahui Faktor pendukung dan penghambat dalam Internalisasi Nilai-Nilai Akhlakul Karimah Dalam Kehidupan Sehari-hari Santri Putri Pondok Al-Istiqomah Tanjungsari Petanahan Kebumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini adalah (1) Proses internalisasi nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari santri putri Pondok Al-Istiqomah Tanjungsari Petanahan Kebumen ada tiga aspek yaitu Knowing dari kegiatan mengaji kitab akhlakul banat dan ta‟lim muta‟alim, didalam materi tersebut
santri memahami dan mengamalkan apa yang mereka peroleh saat mengaji kitab tersebut. Doing sebagai ustad/ustadzah harus menjelaskan materi sehingga santri bisa tahu dan melaksanakannya. Being ialah seorang santri bisa memiliki dan mengamalkannya sehingga bisa menjadi satu dengan
kepribadiannya. (2) Nilai-Nilai Akhlakul Karimah yang diajarkan yaitu ada empat sikap yang di pelajari berani, disiplin, kerja keras dan sabar. Berani dalam menhadapi cobaan, dan berani untuk percaya diri. Disiplin dalam mengatur waktu dengan baik. Kerja keras adalah upaya dengan usaha yang sungguh-sungguh untuk mencapai keinginannya. Sabar adalah upaya untuk mencapai sesuatu yang diinginkan dan harus melalui kesulitan terlebigh dahulu. (3) Faktor pendukung dan penghambat ada 2 yaitu faktor internal dan
eksternal. Faktor internal adanya dukungan orang tua untuk anaknya dan hubungan baik antara santri dan ustadzah. Faktor penghambat kurangnya dukungan dari masyarakat dan pemerintah.
Tidak tersedia versi lain