SKRIPSI PAI
Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Melalui Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Indonesia dalam Perspektif Al-Ghazali.‖
Penelitian ini
bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam konsep pembentukan karakter dalam pendidikan Islam melalui sudut pandang pemikiran Al-Ghazali, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia dalam membentuk karakter peserta didik. Latar belakang kajian ini berpijak pada fenomena bahwa pembelajaran agama di lembaga pendidikan formal masih cenderung bersifat teoritis dan menekankan aspek kognitif semata. Akibatnya, nilai-nilai moral dan spiritual yang diajarkan sering kali tidak tertanam kuat dalam perilaku peserta didik. Padahal, esensi pendidikan Islam sejatinya
adalah membentuk manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, jtetapi juga memiliki kepribadian yang luhur, spiritualitas yang mendalam, dan akhlak
yang terpuji. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka, penelitian ini menelusuri pemikiran Abu Hamid Al-Ghazali, terutama melalui karya monumentalnya Ihya Ulum al-Din, yang mengajukan gagasan bahwa
pendidikan harus diarahkan pada proses penyucian jiwa (tazkiyat al-nafs), pembiasaan terhadap perilaku baik (ta‟dib), serta menekankan pentingnya keteladanan guru dalam proses pendidikan. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji
perjalanan dan implementasi kurikulum PAI di Indonesia, mulai dari KTSP (2006), Kurikulum 2013, hingga Kurikulum Merdeka, untuk melihat sejauh mana pendekatan karakter telah diintegrasikan dalam kebijakan kurikulum tersebut.
Tidak tersedia versi lain