SKRIPSI PAI
Implementasi Metode mind mapping dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam: Studi Kasus di MI Al-Hidayah Karangtanjung Kebumen
Tujuan Penelitian: (1) Mengetahui pelaksanaan pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dengan menggunakan metode Mind Mapping pada siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Karangtanjung Kebumen (2) Mengetahui upaya guru dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah
Kebudayaan Islam dengan menggunakan metode Mind Mapping di kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al- Hidayah Karangtanjung Kebumen (3) Mengetahui faktor pendukung, penghambat, dan solusi atas penerapan metode Mind Mapping dalam
meningkatkan minat belajar siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Karangtanjung Kebumen.
Penelitian ini berupa penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data-data yang terkumpul dianalisiskan dan diinterpretasikan dalam bentuk yang singkat dan jelas sehingga mudah dipahami dan disimpulkan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun obyek penelitian untuk memperoleh data atau fakta dalam
penelitian yaitu (1) Guru Mapel SKI, (2) Kepala MI Al-Hidayah, (3) Siswa MI Al Hidayah Karangtanjung.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa:(1) Proses implementasi metode pembelajaran Mind Mapping mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas IV di MI Al-Hidayah Karangtanjung
Kebumen telah diterapkan sesuai dengan prosedur pembelajaran. Langkah-langkah pelaksanaan Mind Mapping dalam pembelajaran SKI di kelas IV ini terdiri dari tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, (2) Penerapan metode Mind Mapping pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Karangtanjung Kebumen terbukti efektif tetapi tidak
membuat semua siswa paham tergantung pada pola pikir masing-masing dalam meningkatkan minat belajar siswa. Tetapi metode ini berhasil membuat pembelajaran lebih interaktif dan menarik, dan mengatasi kejenuhan yang ditimbulkan oleh metode ceramah yang monoton, (3) Faktor pendukung utama
dalam penerapan Mind Mapping mencakup karakteristik siswa yang berada pada tahap operasional konkret, sifat interaktif metode ini, dan penggunaan waktu yang lebih efisien. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti keragaman gaya belajar
siswa, waktu persiapan yang lebih lama, dan keterbatasan jangkauan visual di dalam kelas. Solusi yang diusulkan meliputi kreativitas dalam memaksimalkan sumber
daya dan diversifikasi metode pembelajaran untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar.
Tidak tersedia versi lain