materi yang tersaji dalam buku ini amat penting untuk diketahui, utamanya bagi para mahasiswa fakultas Syari'ah jurusan Hukum Islam, sebagai bahan kajian dalam rangka memantapkan sistem hukum nasional
islam kajian interdisiplinier bagi lembaga pendidikan bernafaskan islam yang membawahi berbagai disiplin
Dimensi-dimensi islam tujuan utamanya adalah menunjukan benang spiritualitas ini yang dapat dilihat melalui panjang dan lebarnya dunia islam, buku ini menjadi wajib bagi mereka dan tentunya anda yang peduli pada spiritualitas.
Buku ini menjelaskan tentang pokok-pokok aqidah islamiyah, prinsip-prinsip keimanan keislaman, asas-asas agama islam dan sejarahnya
zaman ini menyaksikan pecahnya suatu serbuan budaya barat ke dunia islam. intensnya serbuan itu dan kondisi kaum muslimin tak lagi memungkinkan respon yang kritis dan cerdas
akhir-akhir ini memang banyak buku yang terbaik terkait dengan kiprah atau masalah yang membelit NU pada satu periode tertentu atau situasi kondisi tertentu
buku daras ini disusun dengan maksud untuk membantu para mahasiswa memahami kondisi dan peristiwa yang dialami oleh umat islam pada masa awal islam sampai pada tahun 1250 M
hati-hatilah untuk tidak membiarkan dirimu, keluargamu, atau teman-temanmu, menggunakan sekecil apapun kesenangan atau keistimewaan dalam hal-hal yang merupakan milik rakyat dan yang harus di bagi rata di antara seluruh rakyat
demokrasi sekuler yang berlaku di negara-negara Barat memang telah memberikan banyak pelajaran berharga, tetapi ada baiknya bila para pendukung demokrasi sekuler barat
kajian tentang ekonomi islam cukup banyak, namun hanya sedikit di antaranya yang membahas masalah produksi
buku ini sangat berharga dalam menemukan sebuah gagasan segar tentang pergumulan politik dan hukum islam yang jarang dikaji secara mendalam
simbolisme jawa yang rumit dan teologi islam yang seringkali dipahami secara sepihak, menjadi sangat menarik untuk di kaji
buku ini adalah studi analitik konsep kepercayaan atau keyakinan (iman) dalam teologi islam
karya fachruddin M. Mangunjaya ini mempertegas perintah Allah, bahwa melestarikan alam adalah manah yang dipikulkan kepada setiap manusia sebagai khlaifah-Nya
tidak ada penjelasan tunggal yang dapat menerangkan Islam, Orde baru, Soeharto, tentara, dan sebagainya. juga tidak ada skenario tunggal untuk tumbuhnya kapitalisme, masyarakat sipil, demokrasi dan seterusnya