buku tenggelamnya kapal van der wijck melukiskan suatu kisah cinta murni diantara sepasang remaja, yang dilandasi keikhlasan dan kesucian jiwa
bisakah dua orang yang tidak saling mencintai mengucap janji untuk hidup bersama dan saling membahagiakan?
Menceritakan nasib orang-orang di perbatasan dan pedalaman,beserta kemelut masalahnya.
seorang gadis remaja bernama ellok yang hidup di tengah-tengah prostitusi di kawasan gang dolli, ternyata dibalik keterpurukannya, ada surga dan hati suci yang tetap melekat pada dirinya dengan keinginannya untuk menjadi wanita salihah dan pergi keBaitullah
Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. merengkuh aku, adikku, dan ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa
di buku ini oki dengan sangat tulus berbagi tentang kisah hidupnya: tentang masa kecilnya di batam, kegigihannya menjalani kehidupan jakarta, impian-impiannya yang tertulis dalam diary
Pipiet senja adalah salah satu perempuan teladan, ketabahan dan kesabaran, baik dalam keseharian maupun berkarya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia
Di Negeri di Ujung Tanduk Kehidupan semakin rusak, bukan karena orang jahat semakin banyak, tetapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi
novel ini adalah buku ketiga dari triologi Negeri 5 Menara yang ditulis A. Fuadi, novelis asal minang yang pernah tinggal di Washington DC, London, Quebec, dan Singapura
tenggelamnya kapal van der wijck melukiskan suatu kisah cinta murni di antara sepasang remaja, yang dilandasi keikhlasan dan kesucian jiwa
kehidupan mendidik dahlan kecil dengan keras. baginya, rasa perih karena lapar adalah sahabat baik yang enggan pergi. begitu pula dengan lecet di kakinya