Proses mengajar tidak mungkin dapat mencapai hasil yang diharapkan tanpa disertai proses belajar yang memadai
Dalam rangka mengetahui keberhasilan dan kegagalan proses belajar mengajar di sekolah perlu diadakan penilaian atau evaluasi dan alatnya adalah tes. Tujuan evaluasi diantaranya untuk mendapatkan data pembuktian yang akan mengukur sampai di mana tingkat kemampuan dan keberhasilan peserta didik dalam mencapai tujuan kurikuler/ pengajaran. Dengan dmeikian evaluasi menempati posisi yang penting dal…
Fokus utama dari pendidikan agama Islam di sekolah adalah proses belajar mengajarnya. Proses dapat diartikan sebagai suatu peristiwa atau kejadian. Peristiwa tersebut merupakan rangkaian kegiatan komunikasi anatar manusia, rangkaian kegiatan pengaruh mempengaruhi. Peristiwa tersebut mencakup rangsangan perubahan dan pertumbuhan fungsi-fungsi jasmaniyah, pertumbuhan watak, pertumbuhan intelektua…
Bangsa Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam memandang bahwa bahasa Arab adalah bahasa kedua mereka setelah bahasa Ibu (bahasa Indonesia). Telah kita ketahui juga bahasa Arab memiliki nilai dan kedudukan yang sangat dasar bagi umat Islam karena al-Qur'an dan hadist sebagai dasar ajaran Islam ditulis dengan menggunakan bahasa arab. Bahasa Arab sebagai bahasa agama akan memperjelas …
Mata pelajaran al-Qur'an hadist berfungsi untuk mengarahkan pemahaman dari penghayatan siswa pada isi yang terkandung dalam al-Qur'an dan hadist yang diharapkan dapat mewujudkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu perilaku yang memancarkan iman dan taqwa kepada Allah SWT sesuai dengan tuntunan al-Qur'an dan hadist. Pokok ilmu al-Qur'an dan ilmu hadist secara garis besar dapat mengetahui ayat-aya…
Dalam proses belajar mengajar terdapat interaksi edukatif antara guru dan siswa. Guru yang mengajar dan siswa yang belajar. Belajar bagi anak pada hakikatnya adalah adanya suatu perubahan setelah adanya kegiatan pembelajaran. Sedangkan mengajar pada hakikatnya adalah proses mengatur, mengorganisasi lingkungan yang ada di sekitar siswa sehingga dapat menumbuhkan dan mendorong siswa melakukan pro…
Pola dasar pendidikan Islam yang mengandung tata nilai Islam merupakan pondasi struktural pendidikan Islam. ia melahirkan asas, strategis dasar, dan sistem pendidikan yang mendukung, menjiwai, memberi corak dan bentuk proses pendidikan Islam yang berlangsung dalam berbagai model kelembagaan pendidikan yang berkembang sampai sekarang.
Dalam kehidupan sehari-hari dapat kita lihat, orang yang tipis keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT akan mudah terjerumus ke dalam perbuatan-perbuatan yang melanggar norma kesusilaan dan agama. Sebaiknya orang yang tebal keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT akan trehindar dari perbuatan yang melanggar norma kesusilaan dan agama. Agar dalam kehidupan sehari-hari anak dapat mewujudkan…
Diakui atau tidak produk dari MTs Salafiyah merupakan produk pendidikan agama yang bernilai plus, karena pelajaran muatan lokal (kitab-kitab kuning) hampir sama dengan kajian kitab kuning yang ada di pondok pesantren. MTs Salafiyah berada di bawah naungan Yayasan Pesantren Salafiyah, sehingga muatan lokal sampai saat ini merupakan ciri khas dan prioritas pendidikan di MTs Salafiyah yang tidak b…
Pendidikan agama Islam di lingkungan sekolah dapat dikatakan berhasil atau tercapai tujuan pendidikannya tidak hanya ditunjukkan oleh belajar berupa prestasi nilai yang memuaskan, tetapi harus terwujud berupa maniprestasi pelaksanaan nilai-nilai keagamaan yang telah diserap dalam pendidikan Islam di sekolah. Ketaatan beribadah bagi umat Islam merupakan maniprestasi dari pendidikan agama Islam y…
Pembelajaran al Qur'an hadist di MTs bertujuan agar mengetahui pokok-pokok ilmu al Qur'an dan ilmu hadist, secara garis besar dapat mengetahui ayat-ayat-Nya, hadist tertentu yang dipilih mengenai kemurniannya kesempurnaan dan fungsi al Qur'an dan hadist, baik dalam hubungan alam sekitarnya serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Materi pelajaran sebagai salah satu komponen yang mempengaruhi keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah merupakan bahan atau kurikulum yang telah tersusun sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai suatu lembaga yang berupa bahan/ sumber yang diambil dari beberapa bidang keilmuan untuk dipelajari oleh siswa sesuai dnegan tujuan yang hendak dicapainya.