Keberhasilan pendidikan agama Islam sebagian besar tergantung dari faktor guru sebagai pelaksana kurikulum. Guru agaam merupakan tenaga kependidikan yang berperan aktif dalam peningkatan keimanan dan ketakwaan. Oleh karena itu guru agama dituntut memiliki wawasan keguruan yang tepat sesuai kebijaksanaan yang diberlakukan DEPAG dan DEPDIKNAS.