suatu ironi yang menimbulkan rasa ingin tahu yang lebih besar mengenai masyarakat industri modern adalah bahwa pada saat kepercayaan agama mengalami kemunduran, minat orang mempelajari agama sebagai fenomena justru meningkat
buku ini membahas dan menjelaskan perbedaan-perbedaan antara ancangan-ancangan sosiologik di satu pihak dan ancangan-ancangan filosofik dan teologik di lain pihak terhadap kajian agama
sosiologi adalah ilmu yang membangun diri pada empirisme, dan agama menyandarkan pada petikan yang supra empirisme, kalau ada yang bertanya: mampukah sosiologi menatap agama, jawabanya, tentu saja tidak.
Buku ini memberi gambaran menarik tentang beragama yang benar, sehingga ruh beragama mampu melakukan proses penciptaan nilai.
buku ini merupakan suatu warning, peringatan keras bagi para pemuka agama bahwa usaha pemurnian ajaran agama seringkali terjebak pada pembentukan agama baru""
Buku ini berusaha mengungkap, secara konseptual, teori-teori sosiologis tentang agama, tentang kiat melakukan kajian terhadap agama dengan pendekatan sosiologis juga tentang konsep kerukunan antar umat beragama di indonesia