Poligami, atau lebih tepat disebut poligini, merupakan satu isu paling krusial dalam relasi antara laki-laki dan perempuan yang tak pernah selesai diperbincangkan, khususnya di dunia muslim.
Ada banyak perempuan ulama, cendekia, intelektual, ada pemilik pengetahuan islam yang luas serta mendalam. Bahkan, mereka boleh jadi merupakan para pejuang keadilan dan kemanusiaan. Sayangnya, sejarah dan aktifitas keilmuan serta sosial mereka tidak banyak direkam dan diabadikan oleh para penulis buku-buku sejarah islam, bahkan mereka cenderung dilupakan.
Kota Konya menjadi saksi bahwa cinta hakiki Rumi masih bersemi. Melalui perjalanan spiritual yang ia lakukan, buya Husein telah berhasil membuktikannya.
telah disadari bahwa salah satu faktor yang membentuk dan menghambat kesetaraan dan keadilan gender adalah pemahaman agama.oleh karena itu, salah satu proyek penting dari gerak penyadaran ini aadlah penilaian dan penafsiran kembali, bahkan pada tingkat tertentu, dekontruksi, terhadap tafsir-tafsir dan pemahaman keagamaan yang selama ini mempunyai tendensi tidak adil terhadap perempuan.
Membina keluarga bertujuan untuk menjalin hubungan diantara sesama muslim, karenanya cara yang ditempuh pun harus menimbulkan kesenangan diantara kedua belah pihak