dalam konteks sosial, agama tidak semata dimaknai sebagai ritus, liturgi, doa dan pengalaman mistik yang bersifat personal dan unik, namun juga hadir dengan fungsi manifest dan latent yang kadang tidak dikehendaki oleh pemeluknya sendiri
Pendidikan agama berwawasan multikultural menawarkan pendekatan dialogis untuk menawarkan kesadaran hidup bersama dalam keragaman dan perbedaan
jika hanya sebagai agama, islam niscaya akan dengan mudah diterima oleh masyarakat Arab, tetapi kehadiran islam adalah revolusioner, sebab ia menolak sistem ekonomi, sosial dan politikdengan segala implikasi moralnya yang telah membusuk di zamannya