kehadiran buku ini seolah ingin membantah anggapan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan agama yang konservatif, tradisional, dan terbelakang, dibandingkan dengan lembaga pendidikan non-pesantren
buku ini menguraikan pokok-pokok dari suatu etnograf, selain itu juga mendeskripsikan kehidupan suku bangsa, suku bangsa yang terkait dengan unsur kebudayaan tersebut, baik suku bangsa di indonesia atau suku bangsa dunia
Modernisasi pendidikan islam merupakan salah satu pendekatan untuk penyelesaian jangka panjang atas berbagai persoalan umat islam dan diyakini akan melahirkan suatu peradaban islam yang modern
Para ulama (Kyai) sebagai waratsatul anbiya memiliki peran yang sangat penting dan strategis, khususnya untuk memperkokoh sendi-sendi etika, moral dan spiritual kehidupan berbangsa dan bernegara
Pondok Pesantren Sebagai basis pendidikan islam merupakan balai pendidikan yang tertua di indonesia karena sejalan dengan penyebaran islam di indonesia, dalam buku ini dipaparkan bagaimana sebuah pondok pesantren berstrategi untuk berubah menuju modernitas tanpa meninggalkan ilmu syariah
Buku ini membahas tentang manajemen perubahan di pondok pesantren, konsep manajemen, proses perubahan terintegrasi, resistensi perubahan, pandangan kiai dan santri serta ersepsi masyarakat terhadap perubahan yang terjadi di pondok pesantren
Penelitian ini bertujuan mengetahui perencanaan pelaksanaan dan hasil implementasi Sekolah Berbasis Pondok Pesantren yang dilaksnakan di SMK Maarif 2 Gombong Kabupaten.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. subyek penelitian ini adalah tenagan pendidik di SMK maarif 2 Gombong dan siswa-siswa SMK Maarif 2 gombong
Penelitian ini merupakan salah satu penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi dalam pengumpulan datanya. objek penelitian ini adalah pondok pesantren al istiqomah, dan MA Yapika yang terdiri dari pengasuh atau pengajar pondok pesantren
Tujuan dari Penelitian ini adalah dapat mengetahui bagaimana upaya pengasuh pondok pesantren dalam meningkatkan kualitas keimanan, bagaimana pelaksanaan kegiatan belajar serta apa kendala dan solusinya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif
sebagaimana karya-karyanya yang lain, buku ini merefleksikan kekayaan data dan ketajaman analisis Prof. Martin van Bruinessen tentang dunia pesantren
di pihak lain, sikap keras Kiai Ahmad ar-Rifai yang menolak keabsahan penghulu dan menegaskan bahwa ulama tidak memerlukan pengangkatan oleh penguasa dengan sendirinya menunjukkan perlawanannya terhadap tatanan peradilan dengan sendirinya
pesantren di era globalisasi sekarang, di samping harus bisa menjaga cultural identity juga harus bersikap terbuka dengan perkembangan yang sedang terjadi
masa depan peradaban indonesia modern haruslah bertumpu pada peradaban yang berbudi luhur, yang tingkat keunggulannya diharapkan mampu bersaing dengan peradaban-peradaban dunia lainnya
Buku ini memberikan informasi yang sangat luas kepada kita tentang kesinambungan mata rantai itu, dan sekaligus membuktikan otoritas serta otentisitasnya yang terjaga hingga kini
Ideologi laksana halimun pagi yang menyelimuti barisan pepohonan cemara,sehingga membuat pepohonan itu tampak seperti bayangan sesuatu dimana kita mengetahui bahwa disana ada pepohonan, anmun kita tidak bisa memastikan pepohonan apa gerangan. Kerabunan itu menyebabkan kita kesulitan untuk mempersepsikaannya secara pasti. Meski begitu, kehadirannya kadang-kadnag lebih besar dari yang kita bayang…
keadaan pesantren berbeda dengan organisasi islam lainnya seperti ormas, parpol, dan usaha ekonomi dimana para anggotanya telah mempunyai otoritas dan relatif dapat menentukan tujuan sertya pola kerja mereka
buku ini menganalisis keberhasilan gerakan ekonomi pesantren Al-Ittifaq bandung dari perspektif pengembangan model bisnis islam
Pada masa-masa berikutnya, lembaga pesantren berkembang terus dalam segi jumlah sistem dan materi yang diajarkan. Bahkan pada tahun 1910 beberapa pesantren seperti pesantren Jombang mulai membuka pondok khusus untuk santri-santri wanita kemudian pada tahun 1920-an pesantren-pesantren sdi Jawa Timur seperti pesantren Tebu Ireng (Jombang), pesantren Singosari (Malang) mulai mengerjakan pelajaran …
Pesantren pada umumnya bergerak dalam pendidikan Islam, peran ini merupakan ciri utama yang mewarnai sejarah pesantren di Indonesia. Kaum muslimin Indonesia mengirim anak-anaknya ke pesantren untuk belajar agama Islam dengan harapan mereka tumbuh menjadi muslim yang baik, yang melaksanakan ajaran agama Islam secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, lebih jauh tidak sedikit orang tua yang m…
Kemajuan tehnologi informasi dan ilmu pengetahuan juga merambah pondok pesantren dan mengalami perkembangan. Walupun masih ada sebagian pondok pesantren tetap mempertahankan tradisi lama tetap pada cara dan tradisi yang dilakukan oleh para kiyai sepuh dulu. Perkembangan di pondok pesantren antara lain dalam bidang mata pelajaran yang diajarkan dan penggunaan tehnologi maupun bidang-bidang lain …
Sebagai salah satu model pendidikan berbasis masyarakat, pondok pesantren Darul 'Ulum merupakan cerminan dari semangat dan tradisi lembaga pendidikan umum yang terdapat di pedesaan. Adapun nilai-nilai keagaman yang diterapkan oleh pondok pesantren Darul 'Ulum dalam masyarakat desa Lumbu yaitu ukhuwah, ta'awun, jihad, ta'at, sederhana, ikhlas, mandiri, dan tawadhu.
Fiqih adalah ilmu yang menjelaskan hukum-hukum syara' yang berkaitan dengan perbuatan (praktis) manusia yang digali melalui dalil-dalilnya yang terperinci. Pembelajaran fiqih sangat erat kaitannya dengan hukum Islam yaitu ijtihad, baik pada persoalan yang ada dalil nashnya maupun dari pemahaman terhadap kaidah-kaidah umum pada bidang yang tidak ada dalil nashnya.
Begitu besarnya peranan pendidikan pondok pesantren bagi masyarakat maka secara tidak langsung masyarakat ikut dalam sistem pendidikan pesantren hampir keseluruhan program-program pendidikan pondok pesantren yang diperuntukkan santri dari luar pondok tetapi juga di ikuti oleh masyarakat sekitar pesantren. Bahkan beberapa pesantren mengadakan kegiatan rutin untuk pendidikan masyarakat sekitar po…
Banyak penulis sejarah pesantren berpendapat bahwa institusi ini hasil adopsi sari model perguruan yang diselenggarakan orang-orang Hindu dan budha. Sebagaimana diketahui sewaktu Islam masuk dan berkembang di Pulau Jawa telah ada lembaga perguruan hindu dn Budha yang menggunakan sistem biara dan asrama sebagai tempat para Biara dan biksu melakukan kegiatan pembelajaran kepada para pengikutnya.
Eksistensi pondok pesantren dalam menyikapi perkembangan zaman, tentunya memiliki komitmen untuk tetap mneyuguhkan pola pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang handal. Kekuatan otak (berpikir), hati (keimanan) dan tansgan (keterampilan), merupakan modal untuk membentuk pribadi santri yang mampu mengimbangi perkembangan zaman.
Pesantren jika dibandingkan dengan lembaga pendidikan yang pernah muncul di Indonesia, merupakan sistem pendidikan tertua. Jauh sebelum masa kemerdekaan, pesantren telah menjadi sistem pendidikan nusantara. Hampir diseluruh pelosok nusantara, khususnya di pusat-pusat kerajaan Islam telah terdapat lembaga pendidikan yang kurang lebih serupa walaupun menggunkan nama yang berbeda-beda, seperti meu…
Pada posisi lain kehidupan di pesantren ini memang dilandasi oleh kata-kata berkah, ikhlas, dan ibadah yang berarti seluruh anggota pesantren memandang seluruh aktivitas kehidupan atau pendidikan sebagai ibadah kepada Allah SWT. Oleh karena itu hal tersebut harus dilakukannya dengan penuh keikhlasan dan dalam rangka memperoleh berkah kiyai.
Dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat pada era global saat ini terasa sekali pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat, khususnya kalangan remaja saat ini banyak ditemukan tingkah laku remja yang bertentangan dengan norma-norma ajaran agama Islam.
Pesantren sebagai lembaga pendidikan dan pusat penyebaran agama Islam lahir dan berkembang sejak permulaan kedatangan agama Islam di Indonesia. Pesantren telah ada sejak kolonial serta telah banyak berperan dalam melaksanakan pendidikan Islam di Nusantara. Kaum santri sebagai anak didiknya mempunyai jiwa yang cukup mengagumkan, sehingga dari mereka Islam sedikit demi sedikit tersebar dan meluas…
Dengan membaca buku ini, pembaca akan memperoleh wawasan tentang PTK dari sudut pandang yang beragam karena buku ini dituis oleh tiga pakar pendidikan yang sangat kompeten
Mendidik santri merupakan kewajiban bagi para pendidik di pondok pesantren. Pola pendidikan yang baik akan menjadikan tujuan pendidikan dapat dicapai dengan maksimal. Pola asuh yang tepat tentunya akan berdampak pada pendidikan yang lebih baik. Pola asuh yang diterapkan terhadap santri akan memberikan pengaruh secara psikologis dan jiwanya.
Fungsi pondok pesantren tidak kalah pentingnya adalah bahwa pondok pesantren berfungsi sebagai lembaga pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Jadi pesantren sebagai sebuah sistem pendidikan telah memberikan kontribusi yang nyata bagi perkembangan agama Islam di Indonesia. Sebagai institusi yang asli Indonesia pesantren mampu menduduki posisi yang relatif penting dalam masyarakat dan mampu ber…
Di masa sekarang ini pesnatren selain sebagai pusat pendidikan juga mempunyai fungsi sosial yaitu sebagai pusat rehabilitasi dan pusat konseling dalam upaya untuk memberikan penyelesaian bagi problem-problem yang dihadapi masyarakat. Di sisi lain pesantren lebih dikenal sebagai lembaga pendidikan keagamaan tradisional yang lambat beradaptasi dengan perkembangan, bahkan belakangan ini dikait-kai…
Sikap keagamaan sekarang ini sangat memerlukan pembinaan lebih baik lagi. Tidak hanya melalui pendidikan formal, pendidikan oleh masyarakat, namun juga dapat dilakukan melalui pendidikan non formal keagamaan, salah satunya adalah melalui pondok pesantren.
Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam berbeda dengan pendidikan lainnya, baik dari aspek sistem pendidikan maupun unsur pendidikan yang dimilikinya. Perbedaan dari segi sistem pendidikannya terlihat dari proses belajar mengajarnya yang cenderung sederhana dan tradisional. Dan lamanya santri di pondok tidak dibatasi oleh tahun tetapi oleh kitab yang dibaca.