buku dimensi-dimensi pendidikan karakter: wawasan, strategi, dan langkah praktis membedah aspek-aspek pendidikan karakter yang selama ini masih berupa wacana
tema utama buku ini mengangkat pendidikan karakter, yang diinternalisasikan melalui pengajaran sastra
Pendidikan karakter menjadi isu yang sangat hangat sejak dicanangkan oleh pemerintah Susilo Bambang Yudhoono (SBY) dalam peringatan hari pendidikan Nasional pada 2 Mei 2010. Mengingat, kerusakan moral kini bukan hanya terjadi dikalangan birokrasi pemerintahan dan aparat penegak hukum, melainkan juga sudah meracuni ,masyrakat.
Pada saat ini krisis akhlak marak terjadi hampir pada semua kalangan, tak terkecuali pada siswa. Melihat diberbagai media masa tentang kasus tawuran antar pelajar, kekerasan, serta merebaknya pornografi dan pornoaksi menjadi suatu keprihatian. Maka perlu disadari oleh dunia pendidikan bahwa pembentukan akhlak serta karakter yang baik pada siswa adalah keharusan. Pendidikan tidak hanya mengubah …
Pendidikan karakter adalah sebuah usaha mendidik anak-anak agar dapat mengambil keputusan dengan baik dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang positif pada lingkungannya, Oleh sebab itu, pendidikan karakter merupakan pendidikan yang sangat urgen untuk segera diimplementasikan di sekolah baik pada saat pembelajaran maupun di luar pembelaj…
Buku ini membahas tentang strategi dan cara mendidik anak untuk dapat memiliki karakter dan akhlak mulia
pendidikan karakter merupakan pendidikan ikhwal karakter, atau pendidikan yang mengajarkan hakikat karakter dalam ketiga ranah cipta
Buku ini mengungkapkan secara deskriptif konsep pendidikan karakter berbasis iman dan taqwa yang dapat dilaksanakan di sekolah
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. metode yang digunakan adalah metode kualitatif, tekhnik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan observasi
buku manajemen pendidikan karakter ini, dapat membangkitkan inspirasi, kesadaran, pemahaman, kepedulian, dan komitmen anda sebagai bahasa indonesia, khususnya bagi para guru, pengawas, dan kepala sekolah dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang berkarakter
telah sering kita keluhkan bahwa karakter bangsa ini tengah terpuruk begitu dalam. tingginya tingkat korupsi, rendahnya etika, moralitas, dan kedisiplinan di kalangan pejabatdan penyelenggara negara adalah indikasi yang sangat jelas
buku ini merupakan upaya untuk membahas dan menyajikan hal ikhwal pendidikan karakter yang dilandasi oleh filosofi kepaduan antara agama dan sains tersebut
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan mennunakan desain penelitian lapangan. proses pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara, data dari narasumber kemudian dianalisa dengan cara reduksi data.
Penelitian ini dilatar belakangi adanya dekadansi moral dalam dunia pendidikan, pendidikan yang da terkesan lebih berorientasi pada transfer pengetahuan dan melalaikan penanaman nilai-nilai moral dan etika. Penelitian ini berupa penelitian kualitatif dan desain penelitian deskriptif
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui implementasi kegiaatan pembiasaan dalam pembentukan karakter siswa kelas XI di MAN 3 Kebumen. Jenis penelitiannya yaitu kualitatif dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi
Penelitian ini dilatar belakangi oleh peserta didik yang melanggar peraturan di madrasah seperti datang terlambat ketidak patuhan siswa, berbicara kasar dll. penelitian ini merupakan jenis kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara, dokumentasi dan observasi
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu mengembangkan pengertian tentang individu mengenai pembelajran dan kejadian yang memperhitungkan konteks yang relevan, adapun tekhnik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi
Jenis penelitian ini yakni penelitian deskriptif kualitatif, dimana riset yang bersifat deskriptif menggambarkan dan menggunakan analisis dengan metode pengumpulan data observasi, pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Kesimpulan hasil penelitian yaitu implementasi pendidikan karakter di MAN 4 Kebumen tidak dilaksanakan secara mandiri akan tetapi pelaksanaanya diintegrasikan melalui pembelajara…
Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan yang menjadikan beberapa sumber dari pustaka, buku-buku yang menjadi sumber utama, buku-buku menjadi sumber utama. subyek penelitian ini adalah pemikiran K.H abdurahman wahid
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan remaja masjid al-mutaqqin dalam pembentukan karakter islam remaja di dukuh kentheng kidul desa muktisari kecamatan kebumen kabupaten kebumen.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan,metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi
Tujuan penlitian ini adalah mengetahui hasil dari meningkatkan karakter spiritual dan mengetahui gambaran spiritual peserta didik dalam lingkungan MTs Asy Syafi'iyah Maduresi Kuwarasan Kebumen. Jenis penelitian yaitu kualitatif, metode menggunakan, observasi, dokumentasi dan wawancara
Buku ini dilatarbelakangi keprihatinan terhadap berbagai macam patologi sosial dan degadrasi moral yang terjadi pada anak bangsa akhir-akhir ini
Buku lickona ini memberikan begitu banyak contoh dan strategi mengajar yang sangat membantu sehingga membuatnya mampu menyalakan kembali harapan dan komitmen
adapun pentingnya diterapkannya karakter diberbagai jenjang pendidikan secara lebih mendalam akan dikupas tuntas di dalam buku ini
buku ini adalah upaya memperbaiki apa yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan pendidikan karakter di banyak lembaga pendidikan
guru merupakan sosok kunci dalam pendidikan. banyak tokoh pendidikan yang berpendapat bahwa sebagus apapun sistem, kurikulum, dan sarana-prasarana pendidikan, tidak akan ada artinya tanpa guru yang berkualitas
setelah sekian lama reformasi bergulir untuk ke sekian kalinya pula ternyata kita terpaksa harus menelan kenyataan sejarah yang pahit
sifat atau perilaku yang dikemukakan para peserta itu kemudian penulis mengurutkannya, antara lain: jujur, disiplin, rajin, pekerja keras, tanggung jawab, pantang menyerah, cerdas, kreatif, banyak teman, dan pandai melihat peluang
Buku ini menyajikan perancangan pembelajaran berbasis karakter yang dapat diadaptasi oleh guru semua mata pelajaran, karakter adalah tergolong pada ranah afektif, nilai, moral sehingga memerlukan model pembelajaran yang berbasis nilai
jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan historis melalui penelitian kepustakaan
Buku ini memuat pengembangan kurikulum pendidikan karakter, implementasinya dalam pembelajaran
pendidikan karaktrer adalah inti dari pendidikan islam yang semula dikenal dengan pendidikan akhlaq
Dalam pergaulan hidup sehari-hari, kita bertemu banyak orang dengan beragam karakter. Orang Jawa, Bali, Arab, Batak, Eropa, ataupun lainnya, tentu memiliki karakter yang tidak sama.
Nilai karakter yang terdapat dalam novel Sepatu Dahlan yaitu, religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Kedua di sini menunjukkan adanya relevansi antara nilai karakter dalam novel dengan ajaran Islam.
Kekuatan karakter yang dimiliki Nabi Muhammad SAW telah mendorong umatnya untuk mengenang dan mengkaji kembali tentang kelahiran, perjuangan dan kehidupannya. Salah satu kegiatan umat Islamyang sering terdengar dan terlihat adalah pembacaan Maulid al-Barzanji Natsr yang disusun oleh Ja'far bin Hasan bin Abd al-Karim bin Muhammad al-Barzanji al-Kindi. Kitab ini merupakan sebuah karya tulis seni …
Mata pelajaran al Qur'an hadist di madrasah merupakan unsur mata pelajaran pendidikan agama Islam yang memberikan pendidikan kepada siswa agar dapat memahami dan mengamalkan ajaran al-Qur'an hadist. Sedangkan dalam kurikulum fungsi dan tujuan mata pelajaran al-Qur'an hadist adalah supaya peserta didik mampu membaca al-Qur'an dan al hadist dengan baik dan benar serta mempelajarinya, memahami, me…
Dampak globalisasi yang terjadi saat ini membawa masyarakat Indonesia melupakan pendidikan karakter bangsa. Padahal dalam esensi utama pendidikan karakter merupakan suatu pondasi bangsa yang penting dan perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemau…